Coban Rondo, Tempat Wisata Alam Legendaris di Malang

Wisata Alam Legendaris seperti surga yang jarang diketahui, kota Malang juga menyimpan wisata Alam yang legendaris, dan sudah lama di ketahui, menjadikan salah satu objek wisata di Malang. Untuk itu kami akan mengulas lebih dalam wisata alam legendaris ini, untuk itu simak ulasan kami

Tempat Wisata Alam Legendaris di Malang

Coban Rondo

Merupakan salah satu wisata air terjun yang menjadi objek di kota Malang, banyak pengunjung yang datang ke sini. Objek wisata ini terletak di Kota Batu dan dilengkapi dengan berbagai macam wahana permainan, seperti labiri, panahan, kereta kelinci, persewaan sepeda gunung, dan lainnya.

Awal mula Coban Rondo

Wisata Alam Legendaris dengan Penamaan Rondo bermula dari legenda cinta di sini. Dikisahkan penamaan asal mula air terjun ini berawal dari sepasang pengantin yang kalu itu baru saja melangsungkan proses pernikahan. Dewi Anjarwati sebagai mempelai wanita berasal dari Gunung Kawi dan mempelai pria bernama Baron Kusuma berasal dari Gunung Anjasmoro.

Setelah usia pernikahan mencapai usia selapan (35 hari), Dewi Anjarwati mengajak suaminya untuk berkunjung ke Gunung Anjasmoro. Sayangnya, ide perjalanan tersebut tak direstui oleh orang tua Dewi Anjarwati.

Pasangan pengantin yang melakukan perjalanan sebelum melewati masa selapan, dapat mendatangkan kesialan bagi mereka. Kendati demikian, keduanya bersikeras untuk tetap melakukan perjalanan. Nahasnya, keduanya dikejutkan dengan kehadiran sosok asing, saat berada di tengah perjalanan.

Sosok asing yang bernama Joko Lelono ini nampaknya terpikat dengan kecantikan Dewi Anjarwati. Sehingga, muncul keinginan hatinya untuk merebut Dewi Anjarwati dari tangan sang suami. Tentunya, Baron tak rela jika istrinya direbut begitu saja oleh Joko Lelono. Akhirnya pertarungan hebat pun tak terhindarkan.

Para punakawan yang mengiringi perjalanan pasangan suami-istri tersebut, membawa pergi Dewi Anjarwati untuk bersembunyi. Baron Kusuma berpesan kepada para punakawan, untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati di suatu tempat yang memiliki air terjun (coban).

Pertarungan tersebut berujung kematian bagi Baron Kusuma dan Joko Lelono. Secara otomatis Dewi Anjarwati menjadi rondo. Sejak saat itulah, air terjun tempat persembunyian Dewi Anjarwati dikenal dengan nama Coban Rondo.

Jika kamu berkunjung Wisata Alam Legendaris di Coban Rondo, kamu akan menemukan sebuah batu besar yang berada di bawah air terjun. Batu tersebut diyakini sebagai tempat duduk sang putri kala itu. Tak hanya berujung penamaan, kisah itu pun menuai sebuah mitos cinta yang melegenda di masyarakat. Mitos itu menyebutkan, siapapun yang datang ke Coban Rondo bersama pasangannya, maka jalinan cintanya tak akan berumur panjang.