Memilih Tes Covid-19 yang Tepat untuk Kebutuhan

Di masa pandemi ini, kita mengalami banyak perubahan, salah satunya harus taat terhadap protokol kesehatan di mana dan kapan pun berada. Beberapa kebijakan juga mengalami perubahan seiring dengan kondisi saat ini. Salah satunya adalah perjalanan baik udara, darat, maupun laut yang membutuhkan tes. Hal ini dilakukan agar setiap orang yang berpergian lebih berjaga-jaga dan waspada agar tidak menularkan virus baik ketika perjalanan maupun ketika sampai di tujuan.

Nah, bagaimana cara memilih tes covid? Pertama, pahami dulu jenis-jenis pemeriksaan pada Covid-19. Setelah itu, pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan kita. Berikut adalah tiga tes Covid-19 yang paling sering digunakan di Indonesia.

  • Tes Molekular (Tes RNA atau PCR)

Dalam medis, tes ini dianggap yang paling akurat untuk mendeteksi adanya virus yang aktif dalam tubuh. Hasil tes pun juga memiliki tingkat keakuratan yang tinggi. Metode pengujian dalam tes ini dilakukan dengan mengumpulkan sampel dari lender dalam hidung atau tenggorokan dengan menggunakan kain khusus.

Sampel yang didapatkan, digunakan untuk mendeteksi adanya materi genetik seperti virus. Tes molekular ini disebut juga dengan tes PCR atau Polymerase Chain Reaction Test. Hasil dari tes ini biasanya didapatkan dalam hitungan hari (tergantung dari fasilitas laboratoriumnya)

  • Antigen Test atau Rapid Test

Tes ini biasa disebut masyarakat dengan Rapid Test karena hasil tesnya yang bisa didapat dengan cepat bahkan dalam hitungan menit. Tes ini juga menggunakan biaya yang sedikit lebih murah. Karena biaya dan waktu dari hasil tes yang cepat, tes ini memiliki tingkat akurasi yang cukup rendah, sehingga tes ini kurang disarankan untuk mendeteksi Covid-19. Rapid test bisa dilakukan dimanapun, karena tidak membutuhkan analisa mendalam dari laboratorium.

  • Antibody Test atau tes darah

Tes ini bertujuan untuk mencari antibody terhadap virus corona. Antibodi merupakan sebuah protein yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh manusia untuk menyerang virus yang masuk dalam tubuh. Antibody test ini tidak bisa mendeteksi apakah kita terkena Virus Covid-19 atau tidak.

Tes ini hanya bertujuan untuk mendeteksi apakah kita pernah mengalami infeksi dari virus di masa lalu. Karena antibody tidak dapat dideteksi sampai beberapa hari setelah terinfeksi. Tes ini direkomendasikan untuk orang yang telah mengalami gejala awal Covid-19 selama minimal 14 hari.